Filosofi Catur

Beberapa waktu lalu sempat menjadi perhatian hampir sebagian besar netizen, apa lagi kalau bukan tentang Dewa Kipas, yang sampai sekarang masih belum jelas kelanjutan “kasus” nya yang diduga melakukan kecurangan saat mengalahkan gothamchess di salah satu aplikasi catur online.

Bahkan sampai Deddy Corbuzier mengadakan pertandingan persahabatan untuk dewa kipas melawan WGM Irene Kharisma Sukandar, yang dimenangkan telak oleh Irene dengan skor 3-0.

Selain tentang pertandingan yang seru, kita bisa juga melihat tentang beberapa filosofi dari permainan catur itu sendiri.

Ada sekitar 8 Filosofi dari permainan catur yang mungkin bisa meningkatkan kualitas kehidupan kita.

1. Semua ada akibatnya.
Satu langkah di catur akan berakibat untuk langkah berikutnya, apakah akibat baik atau buruk.

Kadang kita merencanakan langkah yang baik, namun ternyata musuh membaca dan menutup langkah kita.

Kadang kita merencanakan langkah baik, namun justru jadi jebakan buat kita sendiri.

Kadang kita tidak merencanakan apa-apa, dan malah hasilnya baik/buruk.

2. Setiap bidak memiliki peran yang berbeda.
Setiap kita dicipta kan khusus, tidak bisa disamakan dengan orang lain. Ketahui siapa kita, supaya kita bisa maksimal didalamnya.

3. Tenang selama bermain, dan berbicara saat skak mat!
Proses mencari kehidupan ataupun pencapaian sebaiknya tetap didalam diam, namun tunjukan ketika kita sudah berhasil. Jangan banyak ngomong tapi hasil kosong.

4. Menang kalah bukan karena keberuntungan semata.
Di permainan catur, keberuntungan itu hanya berlaku kecil jika kita tidak punya kemampuan. Hanya strategi (kemampuan) dan pengalaman yang akan membuat kita semakin kuat. semakin banyak jam terbang kita, semakin hebat kita bermain catur.

5. Pion bidak yang paling kecil jalannya cuma maju kedepan dan satu-satu.
Kalau kita masih merasa kecil, so tujuan kita cuma kedepan gak bisa kebelakang, dan prosesnya pelan-pelan.

6. Pion walau paling kecil tapi jika berjalan konsisten dan selamat, maka bisa menjadi besar.

7. Kadang kita mengorbankan bidak untuk bisa menang atau bertahan. Demikian pula dalam hidup, terkadang kita harus mengorbankan sesuatu untuk mendapatkan hal yang lebih besar. Jangan korbankan apapun tapi dapatkan sesuatu yang lebih kecil dari yang kita korbankan. Hal yang kita terima dari pengorbanan harus sebanding atau bahkan melebihi apa yang kita korbankan.

8. Tujuan akhir yang jelas, yakni mengalahkan raja.
Sama dengan hidup kita, harus punya tujuan yang jelas dan fokus dalam menjalankan setiap rencana untuk mencapai tujuan. Jangan sampai terlalu banyak tujuan justru merusak semua.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.