Kenali 7 bagian Penyebab Stress

Bukan tidak mungkin tahun 2020 kemarin banyak yang terkena serangan stress yang bahkan membuat depresi. Kita tahu semua tahun 2020 banyak sekali peristiwa yang muncul dan merubah tatanan dunia, terutama pandemi virus covid 19.

Apa lagi ditambah berbagai macam bencana yang terjadi di awal tahun 2021 ini, dari pesawat sriwijaya yang jatuh diperairan pulau seribu, banjir bandang di Kalimantan Selatan, gempa bumi di Majene Sulawesi Barat, gunung meletus di Merapi dan Semeru, longsor di Sumedang. Deretan kejadian-kejadian diatas tentu akan membuat orang-orang semakin stress.

Supaya kita tau gimana cara menanganinya, pertama kita mesti tau dulu penyebabnya, dan setiap individu mungkin berbeda satu dengan lain penyebabnya. Apa saja itu?

  1. Pekerjaan
    • Menurut Organisasi Kesehatan Dunia , stres terkait pekerjaan menyebabkan kesehatan yang buruk, produktivitas yang berkurang, dan motivasi yang buruk. Ini juga meningkatkan kecelakaan di tempat kerja. “Sebuah studi [2017] di Preventive Medicine, menunjukkan bahwa paparan stress dipekerjaan dengan waktu lama terkait dengan peningkatan kemungkinan kanker tertentu, termasuk paru-paru, usus besar, rektal, perut, dan limfoma non-Hodgkin,”
  2. Situasi dan Kondisi
    • Stress ini disebabkan karena kondisi terkini disekitar kita, semisal virus corona, bencana alam, kejahatan terorisme, kerusuhan, kejahatan, yang membuat orang takut hal tersebut berdampak pada dirinya atau orang yang disayang.
  3. Peran sebagai Orang Tua
    • Stress ini muncul karena adanya rasa kuatir orang tua terhadap pertumbuhan Anak, mulai dari berat badan anak, hingga nanti kalau besar akan kuliah dan kerja sebagai apa dan dimana. Sehingga mempengaruhi kualitas kehidupan pribadi orang tua.
  4. Urban Live (kehidupan perkotaan)
    • Menurut sebuah studi tahun 2011 yang diterbitkan dalam jurnal  Nature . Para peneliti menemukan suara, bau, dan pengalaman kehidupan perkotaan berdampak pada amigdala dan korteks cingulate — dua area otak yang mengatur emosi dan stres. Pindah ke lingkungan yang lebih tenang adalah salah satu cara untuk mengatasinya, tetapi solusi yang lebih praktis mungkin mengambil liburan yang sangat dibutuhkan, setiap hari, melalui meditasi.
  5. Trauma masa kecil
    • Stres terkait trauma masa kanak-kanak dapat mencakup pelecehan seksual, bencana alam, perang, dan kecelakaan mobil. Ini dapat mengakibatkan konsekuensi seumur hidup, termasuk ketidakmampuan untuk mengatur emosi, kesulitan fokus, masalah memori, dan stres kronis . Mencoba mengelola stres akibat trauma masa kecil, idealnya, dimulai sejak masa kanak-kanak.
  6. Keuangan
    • Jika Anda tidak dapat membayar hipotek, menabung satu sen untuk masa pensiun, atau memberikan uang tunai untuk memberi makan anak-anak Anda, stres ekstrem pasti akan terjadi. Jenis stres ini bisa kronis, mengakibatkan depresi , perasaan tidak berdaya, dan bahkan penyakit jantung atau kanker . Stres terkait uang tidak mudah diatasi, tetapi merespons perubahan gaya hidup positif. 
  7. Perubahan Kehidupan
    • Jelaslah, peristiwa besar seperti kematian pasangan, cedera atau penyakit pribadi, dan perceraian, dapat memicu stres. Tetapi bahkan kejadian yang tampaknya kecil, seperti pindah rumah atau mendapatkan tiket lalu lintas dapat memperburuk tingkat stres.

So setelah mengetahui penyebab stress terbesar dalam hidup Anda, segera selesaikan supaya tidak berdampak besar kepada kehidupan Anda maupun keluarga Anda.

salam.,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.