Jadi Pengusaha Jangan Cengeng!

Tadi sore saya ikut sebuah seminar online yang diadakan oleh teman2 Demuda GKI Kayu Putih Jakarta, tentang “Jadi Pengusaha Jangan Cengeng” yang dibawakan oleh Pdt. Robby Candra dan CEO & Founder Bebek Kaleyo Hendri Budi Prabowo.

Banyak hal yang bisa dipelajari dari seminar kali ini, dimulai oleh Pdt. Robby membawakan materi tentang Pengusaha dari sudut pandang Alkitab yang mengambil contoh Ishak saat berkemah di lembah Gerar yang sedang mengalami kelaparan saat itu. Ishak berani mengambil keputusan untuk mengambil resiko, yang kemudian sukses besar karena diberkati Tuhan.

Kemudian Mas Hendri membawakan materi tentang bagaimana menjadi seorang pengusaha dari semua pengalaman selama 13 tahun membangun Bebek Kaleyo, Beliau hanya membawakan 1 materi bagaimana bisa menjadi seoran pengusaha yang tahan banting, karena memang waktu nya terbatas. Tetapi 1 materi ini menjadi pondasi yang harus dimiliki oleh tiap pengusaha atau calon pengusahan dalam mengarungi lautan usaha.


1 materi tersebut adalah MINDSET PENGUSAHA, karena pola pikir akan mempengaruhi tindakan/perilaku dan dari tindakan ini akan menunjukan Hasil.
So ada 4 mindset pengusaha dari mas Hendri yaitu,

1# Sukses itu harus berani Melangkah.

Percuma tau banyak hal tentang pengusaha, percuma ikut seminar, lihat youtube baca teory tentang jadi pengusaha sukses KALAU tidak ada actionnya. Sama seperti seorang perenang, percuma tau teory bagaimana berenang dengan baik kalau tidak berani terjun kedalam air langsung. Sehingga berenang yang baik adalah kita tau bagaimana itu berangan dan mau turun dalam air. Tentunya semakin banyak terjun kedalam air, semakin jago pula kemampuan berenangnya. Semakin banyak kita belajar bagaimana menjadi seorang pengusaha dan terjun jadi pengusaha tentu semakin jago pula dalam berusaha.

2# Set Harapan Secara Benar

Kalau kita diajak teman kita naik gunung dan kita belum pernah naik gunung, apa yang pertama kita bayangkan?
yang pertama membayangkan sampai dipuncak happy, foto2 pasang diinstagram, atau yang kedua kira-kira apa yang akan saya jalani di dalam naik gunung tersebut, banyak angin kah? banyak batu2 terjal kah? persiapan apa yang dibutuhkan?
Begitu pula dengan bisnis, banyak yang hanya melihat pengusaha yang sudah sukses dan tidak melihat proses dan masalah yang terjadi. Hanya membayangkan kesuksesannya, keuntugan yang didapan kira-kira berapa tanpa melihat masalah yang pasti akan dihadapi untuk mencapai kesuksesan tersebut.

“Bisnis itu HARUS sepaket dengan MASALAH” Hendri B Prabowo.

Salah set harapan, akan membuat kecewa para pengusaha pemula.

3# Sukses itu Butuh Kesabaran

Seperi menanam tanaman, tidak ada yang langsung tumbuh besar. Sama dengan kesuksesan, tidak ada yang langsung bisa sukses.
Jadi butuh proses dan butuh waktu. Jangan buru-buru untuk mencari keuntungan, bangun dulu branding atau nama baik usaha kita, baru setelah branding kita kuat dan baik maka keuntungan akan datang sendiri.
Contoh seorang fotografer, ketika awal membangun usaha fotografi jangan patok harga tinggi dulu, tapi beri pengalaman yang paling baik buat pelanggan dulu, pelanggan puas maka mereka akan memberikan rekomendasi kepada orang lain.

4# Semua Masalah Pasti Akan Selesai

Masalah yang dihadapi saat berbisnis bisa saja tercampur dengan masalah lain, seperti masalah keluarga dan lain lain. Sehingga sepertinya masalahnya semakin rumit dan ruwet, walaupun sebenarnya mungkin masalah yg terlihat rumit tadi adalah masalah kecil-kecil namun banyak, dan karena kita lari dari masalah kecil-kecil tersebut maka terlihat besar akhirnya.
Sehingga jangan lari dari masalah, tapi hadapi dan beresin masalah-masalah tersebut.
Kadang ketika kita ada 10 masalah, bisa saja kita selesaikan 1-2 masalah maka masalah yang lain akan ikut terurai dan bisa dengan mudah terpecahkan.

5# Ini adalah Proposal

Salah satu anak mas Hendri tiba-tiba tertarik dengan satu ikan arwana yang ada di dalam aquarium di rumahnya, lalu mas Hendri mengajak anak tersebut ke toko ikan dan ternyata dia menyukai ikan mas koki. Singkat cerita dibelikan satu set aquarium beserta beberapa ikan mas Koki didalamnya. Yang menarik selang beberapa minggu mas Hendri melihat bahwa anak tersebut rajin merawat ikan tersebut, dan tiba-tiba mas Hendri kepikiran nanti kalau anak ini sudah agak besar akan dibelikan ikan Arwana.
Dari cerita ini, beliau kemudian disadarkan bahwa apa yang kita lakukan sekarang ini adalah bentuk sebuah proposal kepada Tuhan. Ketika kita mengajukan proposal, Tuhan akan memberikan hal yang kecil dulu sebelum memberikan hal besar, jika hal kecil tersebut kita bisa menyelesaikan dengan baik dan bertanggung jawab, maka Tuhan akan memberikan hal yang lebih besar. Seperti tertulis dalam Matius 25:21 “Hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar”.
Jadi, buat Tuhan impres dengan apa yang kita kerjakan sekarang besar maupun kecil. Supaya proposal utama kita nantinya akan dikabulkan oleh Tuhan karena kita sudah siap dan mampu.

Salam.,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.