Pelayanan ala Montir Motor

Beberapa hari yang lalu motor yang saya gunakan setiap hari untuk menuju tempat kerja sudah menunjukan tanda-tanda ketidak enak-an nya. Mulai dari suara lebih kasar, sampai rantai yang lebih kendor. Symptom tersebut menunjukan bahwa motor harus segera masuk bengkel untuk di service.

Meluncurlah saya ke Service Center sebuah dealer motor di selatan Tugu Yogyakarta, sebut saja Dealer Yamaha Sentral 1 Yogyakarta. Begitu datang, saya kemudian mengantrikan motor untuk diservice karena kebetulan seluruh line service penuh. Ketika mengantri tersebut saya mengutarakan segala keluhan kepada sang ahlinya untuk segera dibenarkan nantinya.

Selang beberapa waktu, motor sudah mulai di pereteli bagian-bagiannya.

Kemudian salah satu montir datang ke ruang tunggu dan mulai memanggil nama motor dengan menyebut plat nomor dan nama pemilik yang ada di STNK. Saya kira sudah selesai servicenya, dalam hati “koq cepet banget servicenya, wah ini asal-asal an pasti”. Ternyata saya dipanggil untuk melihat motor. Sampai disamping motor si montir ini “mengajari” saya untuk bisa membentulkan beberapa keluhan saya sendiri. Salah satunya, saya bilang bahwa kopling motor agak dalem, trus si montir tadi bilang, “mas kalau kopling dalam cukup diputar bagian ini” sambil menunjukan betapa mudahnya membereskan masalah tersebut. Selain itu tentu ada beberapa yang lain yang disampaikannya, yang intinya saya gak harus ke bengkel untuk membereskan masalah-masalah ringan tersebut.

Setelah itu motor diservice kembali, dari ganti oli sampai setting tune up standart.

Setelah beberapa lama saya menunggu diruang tunggu, saya disamperin lagi sama montir yang tadi, gak pake speaker lagi untuk panggil saya, karena kemungkinan sudah tau yang punya motor yang mana.

Si montir tadi tiba-tiba duduk disebelah saya dan mulai memberi tau bahwa ada 1 part motor, sebut saja plat kopling motor sudah mulai habis, dan si montir ini sudah cek harganya cukup lumayan mahal. Dia memberi saran kalau mau, bisa menggunakan jenis kopling kendaraan lain yang jauh-jauh lebih murah dengan kualitas yang sama.

Saya cukup kaget disini, karena biasanya montir akan “menawarkan sesuatu yang mereka punya”.

Ketika perjalanan pulang, saya mulai berfikir, wah pastinya montir itu pernah diberikan training atau pelatihan bagaimana untuk memberi pelayanan prima kepada pelanggan, bukan cuma pelatihan bagaimana menservice motor dengan baik dan benar.

Ada beberapa hal yang kita bisa pelajari bersama tentang pelayanan yang diberikan Montir tersebut, yang saya pikir ini bentuk dari pelayanan yang extra.

  1. Senyum Salam Sapa :
    • Ketika bertemu pertama kali, ada senyuman dan sapa yang hangat. Hal ini memang sudah menjadi kewajiban setiap institusi.
  2. Gaya bicara menyesuaikan dengan pelanggan
    • Awal ketika mulai berbicara, gaya bicara montir ini Formal dengan bahasa Indonesia yang disempurnakan, setiap kata dipikirkan dengan baik dan benar.
    • Namun setelah saya menjawab dengan gaya ala-ala wong Jowo-dia tiba-tiba langsung menyesuaikan dan obrolan jadi lebih santai dan menyenangkan.
    • Kadang saya sering iseng kalau ketemu dengan penjaga toko, atau front office. Biasanya ketika mereka memulai obrolan dengan bahasa formal dan saya menjawab ala-ala Jogjanis, maka mereka akan tetap menjawab dengan bahasa formal, sehingga saya harus menyesuaikan ke dalam bahasanya. Menurut saya jadi kesan santai itu gak terbentuk. Tapiiiii, kalau memang dia tidak bisa berbahasa Jawa ya gakpapa, ataupun memang SOP perusahaan seperti itu ya mau gimana lagi.
  3. Montir ini memberi Edukasi kepada pelanggan
    • Dia tidak cuma menservice motor sesuai dengan keinginan saya, tapi punya inisiatif datang kepada saya dan “mengajari” sesuatu yang mungkin saya tidak tau. Sehingga nantinya kalau masalah itu muncul saya bisa menyelesaikan sendiri.
    • Kalau dipikir, harusnya montir itu diam saja, karena kalau masalah itu muncul saya akan kembali ke bengkel dan mereka akan dapat income. Tapi tidak buat montir ini.
  4. Dia juga memberi saran yang tepat untuk pelanggan
    • Edukasi yang ini paling keren, karena dia datang dengan memberi solusi yang lebih murah dan dapat menyelesaikan masalah yang dihadapi.
    • Mungkin ditempat lain hal ini akan disimpan saja, supaya pelanggan menggunakan atau membeli produk yang mereka jual. Kadang dibutuhkan kebesaran hati untuk merelakan pelanggan kita ketempat lain.

Namun yang jelas, walau di bagian plat kopling saya akan ke bengkel lain, tapi untuk bagian-bagian lain saya pasti akan kembali ke salah satu dealer motor selatan Tugu Jogja tadi.

Besar harap, semoga tempat-tempat lain bisa memberikan pelatihan yang baik untuk anggota team yang bertemu langsung dengan pelanggan. Supaya pelanggan kembali bukan cuma produk yang baik, tetapi juga karena pelayanan yang diberi memberi kesan sendiri.

terima kasih mas montir buat kursus singkatnya dan masukannya. Saya doakan mas montir segera naik jadi Manager! aminn..

salam.,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.